Kongsi Senarai Ini

Komen Awam

    Kenang-kenangan Seorang Wanita Pemalu: Kumpulan Cerita Pendek 1954-1961

    icon

    2 weeks ago oleh kedaiom

    icon

    RM31

    icon

    3 Suka

    icon

    Baru

    icon

    Dalam Buku

    icon

    Setelah melewati ujian waktu lebih separuh abad, sukar diabaikan bahwa sejumlah cerpen Rendra yang dihimpun dalam buku kumpulan cerpennya yang kedua ini masih bisa "dibaca" dan terasa "in" hingga sekarang. Puji Tuhan, cerpen-cerpen ini bisa panjang usia, awet muda, dan mungkin bakal melampaui batas umur pengarangnya. Sesungguhnya, tak terlalu banyak cerpen yang seberuntung cerpen-cerpen ini. Rendra boleh saja dan mustahak mengelak dinilai sebagai cerpenis yang bagus atau tidak - dulu dia bilang, "saya ingin mati sebagai rakyat yang penyair" -, namun sejumlah cerpennya sungguh tak bisa munafik serta tak punya secuil pun kuasa untuk menolak penilaian yang memang layak diterimanya. Cerpen-cerpen Rendra menyandang kedaulatannya sendiri, yang hadir tanpa terusik oleh hamburan harapan, rongrongan kecewaan, dan segala tetek-bengek nafsu pengarangnya.

    Dapatkan Ini

    icon

    Shah Alam

    icon

    Pos & Penghantaran

    Pos laju

    Temui Penjual

    kedaiom
    kedaiom
    isFacebookVerifiedisEmailVerified
    • positiveReviewsCount178
    • neutralReviewsCount0
    • negativeReviewsCount2

    ANDA MUNGKIN JUGA SUKA